Kakek
13 Agustus 2018 23.46 menjadi saat terakhir beliau menghembuskan nafas terakhir.
Semalam ketika sedang terlelap dalam tidur, sepupuku menelfon ke hp mama mengabarkan kakek sudah tiada di dunia ini. Aku melihat tangan mama bergetar hebat, kakinya tak kuat menopang berat badannya. Ku tuntun dia untuk duduk di kursi terdekat. Aku masih belum percaya, pun sampai tulisan ini selesai aku upload.
Semalam ketika sedang terlelap dalam tidur, sepupuku menelfon ke hp mama mengabarkan kakek sudah tiada di dunia ini. Aku melihat tangan mama bergetar hebat, kakinya tak kuat menopang berat badannya. Ku tuntun dia untuk duduk di kursi terdekat. Aku masih belum percaya, pun sampai tulisan ini selesai aku upload.
Aku, mama dan adikku tidak henti menangis. Kami mengingat kenangan masing-masing dengan kakek. Aku merasa belum menjadi cucu yang baik, tidak berada di sisi kakek ketika menahan sakit di rumah sakit pun saat menghembuskan nafas terakhir.
Dulu sewaktu kecil, sering sekali aku sakit. Ada yang salah dengan percernaanku, jika aku makan sembarangan, akan langsung kesakitan. Kakek yang selalu datang untuk memijat perutku. Viola! Sakitnya langsung pergi. Tuhan menitipkan obat untukku ditangan kakek. Jam berapapun kakek selalu menyempatkan datang ke rumahku ketika aku sakit, padahal jarak antara rumahku dan kakek agak jauh harus ditempuh menggunakan motor. Kakek tidak pernah merasa keberatan selalu datang memijitiku, tak lupa memberiku peringatan untuk menjaga makanan yang aku konsumsi.
Aku pun beranjak dewasa, sudah lebih kuat dari dulu. Aku tidak lagi sering sakit, aku ikut banyak kegiatan di sekolah, mempunyai banyak teman, pada akhirnya aku jarang lagi bertemu dengan kakek.
Kakek adalah salah satu orang yang terus menerus menyuruhku menikah. Tahun 2016 silam aku memperkenalkan kekasihku pada kakek, beliau langsung menyuruhku menikah secepatnya. Puncaknya tahun lalu, setiap aku main ke rumah kakek pasti disuruh menikah secepatnya. Sampe lebaran kemarin kakek bilang "Esti mau menikah kapan? Ayo menikah, kakek pengen mendampingi Esti menikah. Taun ini ya? Kalau ditunda-tunda kakek takut sudah tidak ada di dunia ini"
Maaf kakek, sampai kakek menghembuskan nafas terakhir Esti belum bisa menuwujudkan permintaan kakek.
Esti sudah ikhlas. Kakek semoga tenang disisi Allah SWT. Kakek pasti bahagia akhirnya bisa berkumpul dengan nenek di surga Nya.
Maaf kakek, sampai kakek menghembuskan nafas terakhir Esti belum bisa menuwujudkan permintaan kakek.
Esti sudah ikhlas. Kakek semoga tenang disisi Allah SWT. Kakek pasti bahagia akhirnya bisa berkumpul dengan nenek di surga Nya.
Komentar
Posting Komentar