Transportasi Internal Unnes


Universitas Negeri Semarang(Unnes) adalah universitas konservasi. Unnes sebagai universitas konservasi diresmikan pada tanggal 12 Maret 2010 oleh Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh. Dengan peresmian itu, Unnes bertekad untuk selalu menjunjung tinggi prinsip perlindungan, pengawetan, pemanfaatan, dan pengembangan secara lestari terhadap sumber daya alam dan budaya luhur bangsa. Salah satu upayanya adalah adanya kebijakan green transportation atau transportasi hijau. Kebijakan ini melarang kendaraan bermotor memasuki wilayah Unnes pada hari kerja dari jam 07.00 s.d 16.00 WIB. Kebijakan ini dikenal juga dengan slogannya "Di Kampus: Jalan Kaki atau Bersepeda Yuk!". 

Pihak kampus telah menyiapkan fasilits yang mendukung kebijakan green transportation, yaitu dengan menyediakan lahan parkir yang terdapat pada beberapa titik. Titik yang pertama di Gedung Serba Guna Unnes yang terletak di sebelah FIP, selanjutnya di halaman Masjid Ulul Albab, yang ketiga di lahan parkir FMIPA yag terletak disebelah jalan raya, titik ke empat di PKMU dekat Auditorium Unnes, dan yang terakhir di dekat lapangan sintetis FIK. Selain lahan parkir pihak kampus juga telah menyiapkan bis Unnes. 

Bis Unnes adalah kendaraan yang diperuntukan sebagai transportasi internal warga Unnes mulai dari mahasiswa, karyawan, dosen ataupun pejabat tinggi. Bis Unnes pertamakali diopersikan pada tanggal 2 Januari 2013. Bis ini dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap, terdapat TV dan AC. Bis ini beroprasi keliling kampus Unnes mulai dari jam 07.00 s.d 16.00 WIB.  

http://i1049.photobucket.com/albums/s383/imamrudy/560091_435491636462999_227781990_n.jpg
Kondisi
Kondisi bis Unnes sangat nyaman, selain TV dan AC bis Unnes juga memiliki tempat duduk yang nyaman. Tapi kondisi jalan masih banyak yang tidak rata, karena kebih dilewati kendaraan proyek.

Kesiapan
Kesiapan pihak kampus untuk megeluarkan kebijakan green transportation kurang, karena jumlah bis yang belum memadai, jalan yang masih tidak rata, dan jalan-jalan yang masih terlalu sedikit. Para mahasiswa yang lebih memilih jalan kaki, merasa panas karena di trotoar jalan jalan terdapat tumbuhan terutama daerah FIP s.d FT.

Dampak Positif
·        Kebijakan ini tentunya akan mengurangi polusi di daerah kampus, karena kendaraan bermotor dilarang masuk daerah kampus.
·        Melatih kesabaran kita saat menunggu bis.
·        Menambah teman, saat berada di bis mahasiswa yang tidak saling mengenal bisa berkenalan.
·        Menjaga kesehatan, bagi yang berjalan kaki atau bersepeda.

Dampak Negatif
·        Sering terlambat masuk kelas kuliah, karena bisnya yang lama.
·        Stamina tubuh akan menurun saat menunggu bis.
·        Bau badan jika kita berjalan atau bersepeda
Saran
·        Menambah jumlah bis yang beroprasi. Agar waktu tunggu bis tidak terlalu lama, dan tidak terlalu penuh dalam 1 bis.
·        Menanam pohon di sepanjang jalan, untuk membantu pejalan kaki agar tidak kepanasan.
·        Perbaiki lahan parkir kendaraan bermotor.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEBELUM HAMIL

PERBANDINGAN ANTARA OPEN PROJECT DAN MICROSOFT PROJECT