Seminggu Ini
Aku menamakan seminggu ini "Minggu
Keterpurukan". Semua terpuruk mulai dari kuliah, perasaan, sahabat, teman,
sampe rumah. Aih kondisi ini menyebalkan, sangat menyebalkan. Kenapa harus ada
kondisi seperti ini? Kemana aku mencari motivasi buat bangkit, kalo semuanya
terpuruk? Kemana aku harus cerita kalau semuanya terpuruk?
Bahkan aku tak tau kemana air mataku kini. Kedua
bola mataku sudah mengering, tak meneteskan sedikitpun air mata. Dan sialnya
kondisi itu membuat aku semakin tertekan, aku semakin bingung apa yang harus
aku lakukan.
Kenapa semuanya harus dalam satu minggu ini?
Allah Tuhanku, aku bingung apa yang harus aku lakukan?
Aku ingin pergi ke tempat itu, dimana tak ada
seorang pun yang aku kenal kecuali dia. Dia yang selalu melindungiku, dia yang
selalu menentramkanku hanya dengan seulas senyumnya, dia yang menguatkanku
dengan dekapan lembutnya, dia yang selalu meraih tanganku saat aku akan
terjatuh, dia yang mempunyai pandangan itu. Hanya dia orang di dunia ini yang
mempunyai pandangan seperti itu. Aku menyebutnya pandangan memiliki, karena
saat face too face dengannya kamu akan merasa dia milikmu dan kamu miliknya.
Tak ada sepatah katapun yang terucap tapi itulah yag terjadi kalian saling
memiliki.
Aku masih mencari tempat itu dan dia.
Tempat yang luas, terbuka, sejuk, banyak angin, ada suara air. Tempat dimana
kamu bisa tidur dengan nyenyak tanpa membutuhkan apapun. Dimana tempat itu?
Kapan aku menemukannya?
Kenapa dia? Tiba-tiba menjauh, dengan
meninggalkan awan hitam untukku. Kemana dia akan pergi? Kenapa dia akan pergi?
Apa yang harus aku lakukan? Dia, aku tak ingin kehilanganmu sekarang. Tolong
sejenak lah disini, sampai nanti hatiku sudah tertata melepasmu.
Komentar
Posting Komentar