Postingan

See you when i see you

 Aku pengen bikin tulisan ini sebagai salam perpisahan untuk perusahaan tempatku bekerja (dulunya). Wah nggak nyangka bakalan berpisah sama  perusahaan yang yang lebih seperti keluarga dibandingkan tempat kerja. Kerja disini benar-benar berasa lagi di dalam zona nyaman, mempunyai teman kerja yang sangat pengertian, beban kerja yang tidak terlalu berat, lingkungan kerja yang sangat nyaman, atasan yang peduli, gaji Alhamdulillah cukup. Lalu kenapa dengan segala keistimewaan itu aku resign? Karena corona guys hahaha memang Corona itu itu sangat berdampak. Jangan lupa ya guys, pakai masker, jaga jarak, nggak usah keluar rumah kalau nggak penting banget, stay healthy. Mari kita bahas tentang Rekan kerjaku yang super baik. Dimulai dengan Bapak Direktur mantan tempat kerjaku. Bapak B adalah seorang yang sangat-sangat alim sumpah bapaknya baik banget, rajin sekali ibadahnya, sederhana, perhatian, disiplin dan tegas. Kalau bapak Y lebih santai, sangat pintar, royal kepada...

Selamat Ulang Tahun Suamiku

Gambar
Aku: Be, kamu mau kado apa buat ulang tahun ke 27? Eki: Aku mau dibikinin tulisan Aku: Bukannya waktu kamu ulang tahun ke 24 aku udah pernah bikin tulisan buat kado ulang tahun Eki: Itu kan dulu kita masih pacaran be, aku mau dibikinin setelah kita nikah Setelah menikah? Sungguh rasanya berbeda. Sangat sangat berbeda. Be, kamu kenapa begitu sabar? Ini bukannya aku sedang mengeluh, aku malahan sedang sangat bersyukur. Terimakasih atas semua kesabaranmu menghadapi aku yang penuh dengan kekurangan ini. Jalan yang kita lalui sangat terjal ya be, banyak sekali air mata yang aku hasilkan. Andai aku putri duyung pasti sekarang sudah sangat kaya karena air matanya berubah jadi mutiara. Kamu tau be? Memilih kamu adalah keputusan pertama yang aku ambil dalam hidupku. Selama ini aku hidup tanpa keberanian, selalu labil, tidak yakin untuk menentukan sesuatu. Sampai suatu hari aku kembali bertemu denganmu dan entah keyakinan dari mana sejak saat itu aku memutuskan untuk kelak menjadi i...

REVIEW FILM INTO THE WILD

Bercerita tentang chris seorang anak dari pengusaha yang sukses dan memiliki seorang adik perempuan. Chris lulus dari kuliahnya dengan nilai yang sangat memuaskan. Dia mengatakan kepada keluarganya akan melanjutkan kuliah hukum di harvard, kedua orang tuanya sangat bahagia, tetapi adiknya merasa ada sesuatu yang aneh. Chris kembali ke kota dia bersekolah, ia mengatakan kepada orang tuanya akan menyiapkan diri untuk menempuh pendidikan hukum tetapi sebenarnya dia mulai mempersiapkan perlengkapan untuk Berkelana dan mulai membuang semua identitas yang dia miliki. Dia mulai mengendarai mobilnya lalu berhenti saat malam tiba, sayangnya atau kebetulan tempat itu adalah daerah banjir bandang. Saat tertidur di dalam mobil, hujan turun begitu deras, tak berselang lama banjir melanda tempat dia dan mobilnya berada. Keesokan harinya banjir sudah surut, chris meninggalkan mobilnya dan mulai berjalan membawa semua perlengkapan berkelananya. Itulah hari dia memulai perjalanannya. Chris terus ber...

20th Eggi Nur Taufiq

Gambar
1. Ba iii adalah seorang yang aktif sejak dini. Pas kecil dia suka sekali main di luar rumah. Kejar-kejaran, petak umpet dan banyak lainnya.   Foto ba iii waktu tk   2. Ba iii sering bgt merem pas difoto hahaa sumpah kocakkk parah karena banyak gitu loh foto meremnya.   Fotonya nga merem sih, tapi lucu uwuwu 3. Ba iii sering banget ketiduran pas acara penting. Waktu mau imtihan udah semangat 45 latian tiap hari. Nah pas hari H aku sm ba iii tuh tampilnya hbs isya jd rencana hbs magribh baru mau otw eh malah ba iii tidur. Akhirnya gagal tampil. Kadang jg udah mau berangkat jalan-jalan tbtb ba iii ketiduran dan berakhir gagal.   Kerudung yang nge hits pada jamannya 4. Ba iii itu ambis sejak dini. Sumpah se ambis itu. Kebangeten sih ini. Inget banget dulu aku kelas 6 sd ba iii kelas 1 sd. Pada suatu pagi yang cerah, ceileeehhh. Pokoknya pagi-pagi tuh aku bangun tidur ku terus mandi tidak lupa menggosok eh lah malah nyanyi. Lanjut ke c...

Cerita Mantan Penjual Martabak

Tiba-tiba inget dulu pernah jualan martabak pas kuliah. Dulu mah ngumpet2 banget ga pengen ada orang yang tau, lah sekarang malah ngaku sendiri. Berawal dari ramainya orang jualan donat, hampir di tiap sudut kampus ada satu kotak donat. Sistemnya kaya kantin kejujuran gitu, kita taruh uang dibox nanti ambil donatnya.  Jadi kepikiran pengen jualan juga karena ga perlu malu nawarin dagangan kita ke pembeli, bermodal percaya aja kalo rejeki ga bakal kemana. Sampe cari info suplier donat ke temen yang udah duluan jualan, tapi gajadi jualan karena banyaknya pesaing takut donat jualanku malah sepi. Akhirnya cari ide makanan lain yang bisa dijual. Kebetulan waktu itu pacaran sama tukang martabak HAHA jadi kepikiran bikin martabak versi resep mama yang sering dimasak waktu di rumah. Cara bikin: hancurin tahu pakai garpu, masukan telur, daun bawang, cabe, garam dan penyedap rasa sesuai selera. Masukan adonan ke kulit lumpia, tekuk2 lalu goreng. Awalnya maju mundur mau jua...

Jika jadi artis korea, akan jadi siapakah kamu?

Hai! Long time no see :D Sebagai penggemar kdrama yang setiap malam maraton nonton di depan laptop, pernah suatu ketika gw ditanya seseorang "Kamu suka banget drama korea?" "Banget, banget, banget" "Siapa artis idolamu?"   Sempat berfikir lama, lalu gw jawab "Aku tidak mengidolakan siapapun. Hanya suka cerita drama nya saja. Bukan perorangan" Sampai suatu malam gw nonton running man (salah satu reality show di korea), di episode 488 pertarungan antara song ji hyo dan kim joong kok untuk memenangkan liburan sepuasnya di LA. Mereka berdua diperintah untuk menjelaskan rencana kegiatan selama liburan di LA untuk menarik minat anggota lain agar bisa mau satu tim. Kim Jong Kok dengan segala macam tawaran kegiatan yang begitu well prepared, sedangkan saat Song Ji Hyo menjelaskan rencananya dia hanya membebaskan anggotanya untuk melakukan kegiatan apapun karena rencana dia ke LA hanya ingin merasakan "tidur" di luar negeri. Terkejoe...

Kakek

13 Agustus 2018 23.46 menjadi saat terakhir beliau menghembuskan nafas terakhir. Semalam ketika sedang terlelap dalam tidur, sepupuku menelfon ke hp mama mengabarkan kakek sudah tiada di dunia ini. Aku melihat tangan mama bergetar hebat, kakinya tak kuat menopang berat badannya. Ku tuntun dia untuk duduk di kursi terdekat. Aku masih belum percaya, pun sampai tulisan ini selesai aku upload. Aku, mama dan adikku tidak henti menangis. Kami mengingat kenangan masing-masing dengan kakek. Aku merasa belum menjadi cucu yang baik, tidak berada di sisi kakek ketika menahan sakit di rumah sakit pun saat menghembuskan nafas terakhir. Dulu sewaktu kecil, sering sekali aku sakit. Ada yang salah dengan percernaanku, jika aku makan sembarangan, akan langsung kesakitan. Kakek yang selalu datang untuk memijat perutku. Viola! Sakitnya langsung pergi. Tuhan menitipkan obat untukku ditangan kakek. Jam berapapun kakek selalu menyempatkan datang ke rumahku ketika aku sakit, padahal jarak antara ru...