Postingan

Day 1

  Hallo Mas Eki,   Aku akan membuka tulisan ini dengan “eh ada apa nih tiba-tiba nulis” yakan seorang Esti menulis ga mungkin kalo gada tujuan khususnya. Jadiiiiii, qadarullah Mas Eki dinyatakan positive gaes. Bagi yang membaca tulisan ini, mohon doanya yaa biar Mas Eki diberikan kesembuhan dan bisa segera negatif. Semoga tulisan ini akan menemani Mas Eki menjalani isoman nya, semoga dengan membaca tulisan ini bisa memberikan banyak tawa kebahagiaan sehingga imun tubuh Mas Eki bisa segera meningkat. Semangat ya Mas Eki, bismillah yok bisa yok. Mari kita mulai dengan cerita 17 tahun silam, tepatnya pada Tahun 2004. Saat kenaikan kelas 4, Mamaku memutuskan untuk memindahkan aku dari awalnya bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Babakan ke   Sekolah Dasar Lebakgowah 01. Disinilah pertama kalinya aku tau Mas Eki. Tetapi saat kelas 4, aku malah tidak pernah mengobrol dengan Mas Eki karena dulu tuh Mas Eki mainnya sama anak-anak “menyeramkan”. Pasti saat jaman SD tuh ada kan ya...

28 Tahun, mu

Hallo , Suami :) Selamat berulang tahun yang ke 28, sebagai bentuk perayaan aku akan mengajak kamu mengingat memori yang telah terlewat untuk menyadari betapa bersyukurnya aku menjadi istri kamu. Aku mulai dengan 1 kejadian lucu hahahha (ops! Belum cerita udah ketawa). Maret 2017, Kamu ingat waktu aku pernah meminta putus? Saat itu awal-awal berada di Jakarta, aku mulai mengikuti kajian salah satu komunitas di instagram. Ingat sekali waktu itu malam minggu, aku pulang dari kajian selepas isya menggunakan busway, sampai kos sekitar jam 10 karena jarak yang jauh ditambah kondisi lalu lintas Jakarta sedang padat. Sesampainya dikos aku menelfonmu dan memintamu bertemu karena aku ingin mengatakan sesuatu. Akhirnya kita bertemu keesokan harinya. Saat itu aku meminta putus, kamu bertanya “apa karena ada laki-laki lain?” aku jawab “tidak, aku hanya tidak ingin pacaran”. Akhirnya kita sepakat untuk putus. Setelah itu duniaku berubah, aku merasa kosong, aku tidak tahu apa yang harus aku la...

See you when i see you

 Aku pengen bikin tulisan ini sebagai salam perpisahan untuk perusahaan tempatku bekerja (dulunya). Wah nggak nyangka bakalan berpisah sama  perusahaan yang yang lebih seperti keluarga dibandingkan tempat kerja. Kerja disini benar-benar berasa lagi di dalam zona nyaman, mempunyai teman kerja yang sangat pengertian, beban kerja yang tidak terlalu berat, lingkungan kerja yang sangat nyaman, atasan yang peduli, gaji Alhamdulillah cukup. Lalu kenapa dengan segala keistimewaan itu aku resign? Karena corona guys hahaha memang Corona itu itu sangat berdampak. Jangan lupa ya guys, pakai masker, jaga jarak, nggak usah keluar rumah kalau nggak penting banget, stay healthy. Mari kita bahas tentang Rekan kerjaku yang super baik. Dimulai dengan Bapak Direktur mantan tempat kerjaku. Bapak B adalah seorang yang sangat-sangat alim sumpah bapaknya baik banget, rajin sekali ibadahnya, sederhana, perhatian, disiplin dan tegas. Kalau bapak Y lebih santai, sangat pintar, royal kepada...

Selamat Ulang Tahun Suamiku

Gambar
Aku: Be, kamu mau kado apa buat ulang tahun ke 27? Eki: Aku mau dibikinin tulisan Aku: Bukannya waktu kamu ulang tahun ke 24 aku udah pernah bikin tulisan buat kado ulang tahun Eki: Itu kan dulu kita masih pacaran be, aku mau dibikinin setelah kita nikah Setelah menikah? Sungguh rasanya berbeda. Sangat sangat berbeda. Be, kamu kenapa begitu sabar? Ini bukannya aku sedang mengeluh, aku malahan sedang sangat bersyukur. Terimakasih atas semua kesabaranmu menghadapi aku yang penuh dengan kekurangan ini. Jalan yang kita lalui sangat terjal ya be, banyak sekali air mata yang aku hasilkan. Andai aku putri duyung pasti sekarang sudah sangat kaya karena air matanya berubah jadi mutiara. Kamu tau be? Memilih kamu adalah keputusan pertama yang aku ambil dalam hidupku. Selama ini aku hidup tanpa keberanian, selalu labil, tidak yakin untuk menentukan sesuatu. Sampai suatu hari aku kembali bertemu denganmu dan entah keyakinan dari mana sejak saat itu aku memutuskan untuk kelak menjadi i...

REVIEW FILM INTO THE WILD

Bercerita tentang chris seorang anak dari pengusaha yang sukses dan memiliki seorang adik perempuan. Chris lulus dari kuliahnya dengan nilai yang sangat memuaskan. Dia mengatakan kepada keluarganya akan melanjutkan kuliah hukum di harvard, kedua orang tuanya sangat bahagia, tetapi adiknya merasa ada sesuatu yang aneh. Chris kembali ke kota dia bersekolah, ia mengatakan kepada orang tuanya akan menyiapkan diri untuk menempuh pendidikan hukum tetapi sebenarnya dia mulai mempersiapkan perlengkapan untuk Berkelana dan mulai membuang semua identitas yang dia miliki. Dia mulai mengendarai mobilnya lalu berhenti saat malam tiba, sayangnya atau kebetulan tempat itu adalah daerah banjir bandang. Saat tertidur di dalam mobil, hujan turun begitu deras, tak berselang lama banjir melanda tempat dia dan mobilnya berada. Keesokan harinya banjir sudah surut, chris meninggalkan mobilnya dan mulai berjalan membawa semua perlengkapan berkelananya. Itulah hari dia memulai perjalanannya. Chris terus ber...

20th Eggi Nur Taufiq

Gambar
1. Ba iii adalah seorang yang aktif sejak dini. Pas kecil dia suka sekali main di luar rumah. Kejar-kejaran, petak umpet dan banyak lainnya.   Foto ba iii waktu tk   2. Ba iii sering bgt merem pas difoto hahaa sumpah kocakkk parah karena banyak gitu loh foto meremnya.   Fotonya nga merem sih, tapi lucu uwuwu 3. Ba iii sering banget ketiduran pas acara penting. Waktu mau imtihan udah semangat 45 latian tiap hari. Nah pas hari H aku sm ba iii tuh tampilnya hbs isya jd rencana hbs magribh baru mau otw eh malah ba iii tidur. Akhirnya gagal tampil. Kadang jg udah mau berangkat jalan-jalan tbtb ba iii ketiduran dan berakhir gagal.   Kerudung yang nge hits pada jamannya 4. Ba iii itu ambis sejak dini. Sumpah se ambis itu. Kebangeten sih ini. Inget banget dulu aku kelas 6 sd ba iii kelas 1 sd. Pada suatu pagi yang cerah, ceileeehhh. Pokoknya pagi-pagi tuh aku bangun tidur ku terus mandi tidak lupa menggosok eh lah malah nyanyi. Lanjut ke c...

Cerita Mantan Penjual Martabak

Tiba-tiba inget dulu pernah jualan martabak pas kuliah. Dulu mah ngumpet2 banget ga pengen ada orang yang tau, lah sekarang malah ngaku sendiri. Berawal dari ramainya orang jualan donat, hampir di tiap sudut kampus ada satu kotak donat. Sistemnya kaya kantin kejujuran gitu, kita taruh uang dibox nanti ambil donatnya.  Jadi kepikiran pengen jualan juga karena ga perlu malu nawarin dagangan kita ke pembeli, bermodal percaya aja kalo rejeki ga bakal kemana. Sampe cari info suplier donat ke temen yang udah duluan jualan, tapi gajadi jualan karena banyaknya pesaing takut donat jualanku malah sepi. Akhirnya cari ide makanan lain yang bisa dijual. Kebetulan waktu itu pacaran sama tukang martabak HAHA jadi kepikiran bikin martabak versi resep mama yang sering dimasak waktu di rumah. Cara bikin: hancurin tahu pakai garpu, masukan telur, daun bawang, cabe, garam dan penyedap rasa sesuai selera. Masukan adonan ke kulit lumpia, tekuk2 lalu goreng. Awalnya maju mundur mau jua...